Sudah Ganti SSD Tapi Komputer dan Laptop Tetap Lemot? Ini Solusinya!

Sedang Trending 2 tahun yang lalu 90

Kebutuhan komputasi sigap semakin diperlukan dalam beberapa tahun terakhir. Banyak pekerjaan yang sebelumnya perlu dikerjakan di kantor, sekarang sudah dapat dilaksanakan dimana pun.

Untuk itu, banyak pekerja yang butuh perangkat mumpuni serta kencang demi kelancaran bekerja dari mana saja. Tentu, laptop maupun komputer tak boleh lemot atau tak responsif. Solusi yang biasa langsung terpikirkan oleh orang pada umumnya biasa meliputi ganti SSD.

Sebenarnya, pemikiran itu sudah benar. Bagi mereka yang masih menggunakan Harddisk sebagai media penyimpanan utama, ganti ke SSD dapat dikatakan sebagai pilihan upgrade tepat. Namun, bagaimana jadinya kalau sudah upgrade pun tetap tak ada perubahan signifikan?

Ada masalah apa sebenarnya tiba ganti SSD pun tak berpengaruh ke performa PC dan laptop? Ternyata, mengganti SSD saja tak menjadi solusi satu-satunya yang dapat kalian ambil untuk atasi problem akut dimaksud.

Sudah Ganti SSD Tapi PC dan Laptop Tetap Lemot? Ini Solusinya!
Ganti SSDKatanya SSD ngebut, sudah ganti kok sama saja?

Berikut ialah beberapa penyebab serta solusi yang dapat kalian aplikasikan agar laptop/komputer tak lagi lemot. Apa saja itu, mari kita mulai bahas satu-satu:

1. Upgrade SSD Tetap Lemot? Cek Prosesor
ganti ssdMungkin prosesor terlalu jadul

Ya, kalian tak salah baca. Prosesor sebenarnya juga sangat berpengaruh ke seberapa kencang komputer kalian. Berbeda dengan SSD yang membikin buka tutup folder jadi lebih ngebut, prosesor bertugas untuk mengolah data serta komputasi sehingga kita dapat memandang hasilnya muncul di layar.

Seberapa kuat prosesor bisa mengolah informasi dalam satu waktu itulah yang menjadi pertanda seberapa kencang prosesor tersebut. Jumlah core, clock speed, hingga instruction per cycle juga sangat berpengaruh.

Jadi, kalau otaknya sudah jadul, ganti SSD tetap lemot mau bagaimana pun. Solusinya? Kalau kalian pengguna desktop, ada baiknya rencanakan untuk upgrade prosesor bila tetap gunakan Dual Core atau generasi lawas. Kalau pengguna laptop, warta buruknya kalian harus upgrade ke laptop dengan generasi prosesor lebih baru.

2. Penyebab SSD Lemot, Pakai Berapa RAM?
ganti ssdRAM berapa GB nih

Ternyata RAM juga punya pengaruh pada kelancaran sebuah sistem. Seperti yang kita ketahui, segala sesuatu yang melangkah bagus di depan maupun belakang layar butuh RAM. Apalagi kalau kalian menggunakan versi Windows lumayan baru seperti Windows 10 atau 11, banyak resource yang dibutuhkan melangkah di balik layar.

Alhasil, RAM dengan ukuran 2GB misalnya, sudah tak lagi  mumpuni digunakan di tahun sekarang. Bahkan, RAM 4GB saja sudah sangat pas-pasan dan lebih cocok digunakan untuk mereka yang sekadar browsing dan mengetik arsip saja.

Solusinya? Mudah, kalian tinggal upgrade RAM ke ukuran lebih masif. Apalagi harga RAM saat ini juga sudah sangat murah. Jadi tak ada ruginya kalian upgrade ke 8GB atau bahkan 16GB kalau itu memang dapat menambah produktivitas kalian.

3. Hati-Hati Ada Malware
ganti ssdWaspada ada malware di PC/laptop

Terkadang komputer dan laptop lemot itu bukan masalah hardware. Kalau kalian tak hati-hati dalam gunakan internet, dapat jadi perangkat tersebut dijangkiti oleh malware jahat. Sudah banyak kasus komputer jadi lemot karena disusupi malware dan respons melakukan apapun jadi lambat.

Solusinya cukup simpel. Pertama kalian harus backup seluruh data krusial ke disk lain dan lakukan install ulang Windows agar seluruh file sistem bersih. Dengan begitu, biasanya komputer dan laptop akan kembali ngebut seperti biasanya.

Sebagai pencegahan kalian dapat aktifkan Windows Defender atau pasang aplikasi antivirus pihak ketiga agar aman. Jangan install aplikasi dari situs tak jelas dan tak sembarang membuka link sebenarnya lebih jitu dari antivirus apapun.

4. Penyimpanan Hampir Penuh Jadi Penyebab SSD Tetap Lemot
ganti ssdJangan tiba kayak gitu ya brott

Saya mengerti kalau penggunaan data pada penyimpanan SSD memang berbeda-beda setiap orang. Tapi, diusahakan tak tiba menyebabkan ruang penyimpanan terutama di drive C tiba penuh.

Begitu penyimpanan nyaris kosong, kinerja OS akan terganggu dan hasilnya kalian merasa perangkat jadi lambat. Pindahkan file media seperti lagu atau video ke drive D untuk menghemat ruang di C. Atau kalau dirasa mampu, gunakan penyimpanan di cloud, dengan begitu kalian dapat menghemat banyak ruang dan dapat digunakan untuk file dibutuhkan saja.

5. Bukan SSD Lemot Tapi PC Overheat
ganti ssdJangan tiba tersiksa karena panas ya brott

PC harus dibersihkan secara berkala dari debu. Komputer dan laptop lemot dapat diartikan kalau perangkat yang bekerja disana kepanasan karena suatu hal. Pasta prosesor kering, kipas tertutup debu, hingga lubang exhaust tertutup debu dan kotoran juga jadi penyebab PC lemot.

Agar kinerja PC maksimal lagi, seringlah untuk mengecek suhu perangkat dan lakukan maintenance kalau diperlukan. Kalau PC dan laptop bersih, hati jadi lebih sejuk, perangkat tak lagi kesusahan menjaga suhu, semuanya aman, tentram, damai.

Jadi itulah beberapa langkah untuk atasi PC dan laptop lemot meski sudah ganti SSD. Apakah kalian juga alami hal serupa? Coba share pengalaman kalian ya brott.

Dapatkan informasi keren di Gamebrott terkait Tech atau artikel sejenis yang tak kalah seru dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.