Saham NVIDIA Turun 20%, Ada Hubungannya dengan DeepSeek?

Sedang Trending 1 tahun yang lalu 61

Hal tak terduga kembali terjadi di bumi teknologi, di mana saham NVIDIA turun 20% dan diprediksi akan alami naik turun selama beberapa waktu mendatang. Setelah kami teliti, rupanya turunnya saham salah satu manufaktur kartu grafis terbesar di bumi tersebut berhubungan dengan DeepSeek. Gimana ceritanya?

Saham Nvidia Dan DeepseekSaham NVIDIA turun karena diteror DeepSeek?

Pada hari Senin (27/01/2025) silam, terpantau saham NVIDIA turun 20%. Berdasarkan informasi yang dimiliki CNN, manufaktur asal Amerika tersebut diketahui telah kehilangan nilai pasar sebesar USD 600 Miliar atau sekeliling IDR 9.700 Triliun per kurs pada tanggal tersebut.

Masih berdasarkan situs tersebut, disebut bahwa terdapat hubungan antara AI terbaru dari Tiongkok bernama DeepSeek dengan saham NVIDIA yang berdasarkan pantauan kami, tetap mengalami penurunan tiba saat ini Kamis (30/01/2025) yang dapat kalian lihat pada gambar di bawah:

Saham Nvidia 30 Januari 2025Saham NVIDIA diprediksi akan lanjut mengalami penurunan?

Berbekal gambar di atas, terlihat saham NVIDIA mengalami penurunan yang cukup masif, bahkan tiba menembus nomor 21.11% sedari Jumat (24/01/2025) yang tetap berada di nomor USD 142.02 pada jam 20:00.

Setelah kami ulik lebih lanjut, rupanya turunnya saham NVIDIA ini ada hubungannya dengan kemunculan AI terbaru yang diperkenalkan oleh Tiongkok bernama DeepSeek. Bahkan, kemunculan AI tersebut membikin para investor untuk menjual saham NVIDIA dan lebih memilih untuk tanamkan sahamnya ke DeepSeek.

Kathleen Brooks Direktur Riset XtbKathleen Brooks sempat memprediksi saham NVIDIA bakal naik

Berdasarkan data pasar LSEG, saham NVIDIA turun ini membikin perusahaan merugi, bahkan kerugiannya menembus rekor pada bulan September 2024 silam, sampai-sampai membikin valuasi NASDAQ turun lebih dari 3%.

“Dominasi teknologi Amerika Serikat ditantang oleh Tiongkok,” ucap Kathleen Brooks selaku Direktur Riset di platform XTB. Ia melanjutkan, apakah AI asal Tiongkok tersebut dapat melakukannya lebih baik, lebih cepat, dan lebih irit biaya dari AI yang dikembangkan oleh Amerika Serikat ke depannya.

Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Bima. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.