Review The Callisto Protocol — Game Survival Horror yang Mengerikan dan Sadis

Sedang Trending 3 tahun yang lalu 104

Review The Callisto Protocol – Akhirnya game survival horror yang disebut-sebut sebagai spiritual successor dari game Dead Space berjudul The Callisto Protocol telah rilis. Game yang dibuat oleh developer Striking Distance Studios dan turut dibantu oleh salah satu kreator game Dead Space, adalah Glen Schofield. Gamer berharap besar terhadap game ini menonjolkan unsur survival horror yang benar-benar menyeramkan seperti Dead Space.

Dengan berbagai video teaser menyeramkan dan juga langkah meninggal yang brutal, The Callisto Protocol berjuang menunjukkan kehebatannya serta akan memberikan pengalaman terbaik kepada gamer. Apakah The Callisto Protocol berhasil melakukannya dan layak disebut sebagai spiritual successor seperti kata orang?

Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan ulasan atau review The Callisto Protocol untuk kalian yang penasaran seperti apa game ini. Kami mengucapkan terima kasih kepada developer Striking Distance Studios dan juga publisher Krafton yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk mencoba game The Callisto Protocol.

Review The Callisto Protocol ini akan dibuat sesuai dengan pengalaman yang saya dapatkan ketika memainkannya. Beberapa penjelasan seperti kelebihan serta kekurangan yang ada di game akan saya jelaskan secara garis besar agar kalian semakin penasaran dengan game The Callisto Protocol.

Review The Callisto Protocol
Review The Callisto ProtocolThe Callisto Protocol

Baiklah kita mulai saja pembahasan review The Callisto Protocol.

Story
Jacob Lee The Callisto ProtocolJacob Lee, Protagonist game The Callisto Protocol

The Callisto Protocol menceritakan 300 tahun jauh di masa depan dimana seorang pria bernama Jacob Lee harus menerima nasib apes ketika bertugas. Ketika dia dan temannya bertugas mengirim kargo ke bulan dekat planet Jupiter bernama Callisto, pesawat luar angkasa yang mereka miliki harus mengalami kerusakan mendarat darurat di sana.

Jacob Lee dituduh melakukan tindakan kriminal dan harus masuk penjara yang ada di Callisto bernama Black Iron Prison. Nasib apes Jacob tak berhenti tiba di situ saja. Black Iron Prison tiba-tiba dihadapi kekacauan besar dimana para tahanan tiba-tiba berubah menjadi monster mengerikan dan Jacob harus berjuang memperkuat hidup serta melarikan diri dari sana.

Review The Callisto ProtocolJacob dituduh melakukan tindakan kriminal dan harus masuk penjara Black Iron Prison

Namun apa yang dia temukan di sana jauh lebih dalam dari sekadar penjara dengan keamanan sangat tinggi tempat para tahanan berada. Nasib Jacob Lee ada di tangan kalian.

Cerita Nasib Sial dari Jacob Lee sebagai Sang Protagonist
Review The Callisto ProtocolNasib apes Jacob tak berhenti hanya masuk di penjara dengan keamanan tingkat tinggi saja

Secara garis besar, cerita The Callisto Protocol tentang nasib apes yang dialami Jacob Lee. Setiap alur cerita dalam game selalu memperlihatkan bagaimana Jacob harus menghadapi kesialan dimana dia sendiri tak melakukan hal yang salah, dituduh melakukan kejahatan dan menghadapi monster-monster mengerikan di Black Iron Prison. Padahal Jacob hanya mau hidup tenang dan menyelesaikan tugasnya sebelum pada akhirnya dia harus menghadapi takdir mengerikan.

Harus diakui, cerita The Callisto Protocol tak ada yang istimewa. Kebanyakan kalian atau dalam hal ini Jacob hanya diberi tugas untuk menuju ke tempat A, lampau ada musibah, cari jalan memutar, tiba di sana, lanjut dengan menuju ke tempat B. Beberapa informasi dari ID ataupun arsip pun tak terlalu membantu. Fungsinya hanya memberikan lore-lore dengan apa yang ada di Black Iron Prison dan rahasia dibalik insiden terjadi di sana.

Gameplay
Review The Callisto ProtocolGameplay The Callisto Protocol

The Callisto Protocol menghadirkan fitur gameplay Third Person Shooter dimana pemeran akan mengendalikan watak Protagonist, adalah Jacob Lee. Kalian akan diberikan berbagai macam perlengkapan senjata mulai dari Melee (Stunt Baton) maupun Ranged Weapon (Hand Cannon, Skunk Gun, dll).

Game yang disebut-sebut sebagai spiritual successor Dead Space, The Callisto Protocol turut menghadirkan beberapa karakteristik khas yang sudah tak asing bagi gamer, seperti tampilan menu HUD dan Health Bar bernama CORE Device yang ada di punuk leher.

Review The Callisto ProtocolMonster di The Callisto Protocal jauh lebih brutal menghadapi Player

Monster yang kalian hadapi dalam game juga lebih aktif dan brutal membunuh Jacob. Kalian akan lebih sering menghadapi musuh lebih dari 1 sekaligus dalam satu lokasi. Hal ini tak hanya menambah tingkat kesulitan, tapi juga meningkatkan adrenalin dan kepanikan para Player. Terlebih ketika mereka harus dapat memperkuat hidup dengan stok item dan ammo yang terbatas.

Jangan lupa juga monster yang kalian hadapi dalam game ini tak dapat diselesaikan hanya dengan memotong kepalanya saja. Sama seperti Dead Space, kalian harus menyerang bagian tubuh mereka seperti kepala, tangan dan kaki untuk dapat mati. Jadi pastikan kalian selalu menyerang bagian tubuh monster tersebut agar menghemat ammo yang ada di Inventory.

Banyak hal yang mau saya jelaskan dari segi fitur gameplay yang ada di game ini. Namun ada beberapa hal yang paling mencolok dan mau saya jelaskan ketika kalian memainkan game The Callisto Protocol.

Melee Combat
Melee The Callisto Protocol (65)Melee Combat di dalam game

Salah satu fitur gameplay paling mencolok pada game ini ialah sistem Melee Combat dimana Jacob lebih aktif dalam menyerang. Ketika menghadapi para monster, kalian dapat menghindari serangan mereka ke kiri dan ke kanan, atau menahan serangan mereka.

Untuk dapat melakukan hal ini, kalian harus dapat membaca timing dan arah serangan musuh. Lalu kalian dapat menghindarinya dengan menggunakan analog kiri untuk kontroller atau tombol A,S,D kalau menggunakan Keyboard. Sistem Melee Combat ini sangat membantu kalian untuk dapat menghemat amunisi senjata api kalian, apalagi ketika menghadapi monster one-by-one.

Namun kalau kalian menghadapi musuh lebih dari satu, kalian akan kesulitan melawan mereka hanya bermodalkan Melee Combat. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, monster dalam game ini sangat aktif dalam menyerang Player. Jadi kalau kalian hanya bermodalkan Melee Combat melawan banyak monster, saya mengucapkan selamat berjuang. Meskipun kalian mengatur tingkat kesulitannya di level Normal seperti saya.

Bagaimana dengan Stomp Kick? Tenang, kalian tetap dapat melakukan serangan memijak monster setelah mereka mati. Dengan melakukan stomp, kalian dapat menghancurkan kotak ataupun mayat monster yang telah meninggal untuk mendapatkan item serta ammo. Atau dapat juga sebagai langkah kalian meluapkan emosi pada mayat monster yang baru saja kalian bunuh.

Ranged Combat
Review The Callisto ProtocolRanged Combat menggunakan senjata api

Sama seperti pendahulunya, The Callisto Protocol menghadirkan beberapa perlengkapan senjata api, seperti Hand Cannon yang dapat kalian dapatkan pada awal game. Sistem Aim juga tetap sama dimana posisi kamera berada di bahu kanan Jacob.

Strategic Targeting System The Callisto ProtocolKombinasikan Melee dan Ranged untuk menghemat peluru senjata

Dengan hadirnya sistem Melee Combat yang lebih aktif dalam menyerang, kalian dapat melancarkan serangan campuran dengan Ranged Combat. Ketika kalian menyerang musuh dengan menggunakan Melee, game akan menghadirkan semacam HUD Aim dimana kalian dapat otomatis memidik musuh dengan cepat. Hal ini sangat membantu ketika menghadapi monster one-by-one ataupun beramai lebih sigap dan juga irit peluru.

GRP System
GRP The Callisto Protocol (66)Sistem GRP di The Callisto Protocol fungsinya mirip dengan Kinesis Module di Dead Space

Untuk menambah keseruan bermain, The Callisto Protocol menghadirkan fitur GRP. Alat GRP ini dapat menarik objek ataupun monster ke arah yang kalian inginkan dan menghasilkan damage pada musuh. Beberapa letak mempunyai berbagai macam jebakan, seperti Gear besar yang bergerak, tembok runcing yang tajam atau lubang yang dalam.

Jadi kalian dapat melempar mereka ke arah jebakan tersebut untuk membunuh monster lebih cepat. Namun harap diingat, penggunaan GRP ini terbatas berapa kali kalian gunakan. Indikatornya dapat dilihat pada CORE Device di atas Health Bar pada Jacob. Untuk mengisinya agar dapat digunakan kembali, kalian dapat menggunakan sebuah item yang dapat ditemukan di beberapa letak dalam game. Fungsi fitur ini mirip seperti Kinesis Module di game Dead Space.

Graphic
Graphic The Callisto ProtocolTampilan grafis The Callisto Protocol dapat memanjakan mata

Graphic The Callisto Protocol dibuat dengan bagus. Penampilan grafis dari model karakter, letak luar angkasa dan juga tampilan para monster akan membikin kalian merasakan tema yang ada di game ini, adalah scifi-fi survival horror. Berbagai macam dampak menambahkan kesan horror mulai dari cucuran darah, letak yang telah dipenuhi sarang menjijikkan dan juga bagaimana para monster membunuh Jacob dengan langkah yang sangat brutal.

Jadi bersiap-siap saja kalian akan merasakan kengerian dari game The Callisto Protocol hanya dari tampilan grafisnya.

Sound
Review The Callisto ProtocolSuasana dan musik mencekam bakal menakuti pemain

Tidak komplit rasanya kalau game survival horror kalau tak membahas mengenai Sound yang ada di game The Callisto Protocol. The Callisto Protocol menghadirkan berbagai macam soundtrack yang mencekam di setiap lokasi. Apalagi ketika kalian harus melangkah sendiri di lorong-lorong dipenuhi mayat dan ada bunyi misterius yang bikin kalian merinding.

Efek bunyi pada game ini membikin para pemeran akan merasakan kengerian letak Black Iron Prison yang telah dipenuhi monster-monster mengerikan. Suara dari monster yang membisik di telinga kalian bikin kalian selalu waspada agar tak kaget ketika mereka tiba-tiba muncul dari atap, belakangg ataupun ventilasi udara.

Kesimpulan
Review The Callisto ProtocolThe Callisto Protocol ialah game seru sesuai ekspektasi yang disebut sebagai spiritual successor Dead Space

The Callisto Protocol dapat dibilang cukup sukses memberikan pengalaman game survival horror yang diharapkan gamer sebagai spiritual successor dari game Dead Space. Kengerian dan kebrutalan ketika kalian harus memperkuat hidup menghadapi monster-monster yang ada menjadi fitur utama developer Striking Distance Studios untuk game ini.

Sistem gameplay yang lebih variatif terlebih pada Melee Combat membikin kalian dapat lebih aktif menghadapi musuh tak hanya berfokus menggunakan senjata api. Agar permainan seimbang dimana Player tak sepenuhnya unggul, AI para Monster juga dibuat lebih aktif dan brutal menghadapi pemain. Mereka dapat beralih sigap menghindari peluru, menahan dan melakukan serangan balik ke Player dan juga damage yang cukup besar dari para monster. Jadi kedua pihak bagus itu Player dan juga Monster masing-masing mempunyai kelebihan untuk menjaga keseimbangan satu sama lain.

Review The Callisto ProtocolBerpelukan~~~

Namun dibalik dari kelebihan yang saya jelaskan tadi, ada satu hal yang tak saya suka dari game ini, adalah rute jalan yang diambil tak lepas dari yang namanya ventilasi udara. Ketika kalian melangkah di area yang luas, kalian harus masuk ke ventilasi udara. Ketika kalian melangkah di lorong gelap, kalian juga harus masuk ke ventilasi udara. Jalan rusak dan harus cari jalan memutar, waktunya masuk ke ventilasi udara. Bahkan ketika kalian berada di ruang sempit ataupun saluran pembuangan, kalian tak lepas dari yang namanya ventilasi udara.

Tidak diketahui dalih niscaya kenapa developer terlalu banyak menghadirkan rute jalan Player yang harus memasuki ventilasi udara secara lanjut menerus. Saya mengira ini salah satu langkah developer untuk memaksimalkan performa game agar tak terlalu berat serta mengurangi beban agar objek-objek yang ada dalam satu letak sebelumnya dengan letak baru dapat muncul ketika mereka memasukinya. Namun momen ketika memasuki ventilasi udara di The Callisto Protocol dapat dibilang terlalu banyak bahkan dalam 1 chapter.

Ventilation The Callisto ProtocolKalian akan sering menemukan jalur masuk ke ventilasi udara, apalagi di awal game

Di luar dari masalah banyaknya kalian memasuki rute ventilasi udara, secara keseluruhan The Callisto Protocol ialah game survival horror yang patut kalian coba. Bukan hanya karena game ini disebut-sebut sebagai spiritial successor Dead Space, tapi juga sebagai game seru penuh ketegangan dan kebrutalan menghadapi monster mengerikan. Jadi kalian para pecinta game horror patut mencoba game The Callisto Protocol.

Itulah review The Callisto Protocol dari saya berdasarkan pengalaman pribadi memainkan game ini. Apakah kalian tertarik memainkan game ini?

Review Score The Callisto ProtocolReview Score The Callisto Protocol

Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait The Callisto Protocol atau artikel lainnya dari Muhammad Faisal. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].