Inilah Perbedaan Mic Condenser dan Dynamic, Wajib Tahu Sebelum Beli!

Sedang Trending 3 tahun yang lalu 95

Perbedaan Mic condenser dan Dynamic – Di era digital ini, menjadi konten kreator sudah dapat dikatakan mudah. Dalam artian kalian dapat mendapatkan periferal streaming dan rekaman yang kualitasnya tak kalah bagus namun dengan harga yang cukup terjangkau juga.

Salah satu periferal yang dibutuhkan untuk melakukan streaming tentu tak lain ialah mikrofon. Alat penangkap gelombang bunyi ini dapat dijumpai di marketplace dengan mudah sekarang dan punya banderol harga yang cukup terjangkau.

Tapi, begitu kalian mau membeli mikrofon baru, kalian dibuat kebingungan dengan adanya dua jenis mic yang beredar di pasaran sekarang. Jenis mic yang dimaksud ialah condenser dan dynamic. Apa sebenarnya yang lakukan beda kedua jenis mic ini. Mari kita bahas di artikel kali ini, brott.

Perbedaan Mic Condenser dan Dynamic Mic yang Perlu Diketahui
perbedaan mic condenser dan dynamicPerbedaan mic dynamic dan condenser

Perbedaan mendasar pada kedua jenis mic ini ialah pada penggunaannya. Jenis mic condenser dan dynamic ini ditujukan untuk dua use-case berbeda dan menghasilkan bunyi yang berbeda pula.

Microphone Condenser yang Lebih Sensitif
mic condenserJenis mikrofon condenser

Jenis mic ini mungkin lebih banyak dikenal di kalangan streamer. Selain memang lebih cocok untuk gamer, daya tangkap dari mic ini lebih sensitif dan dapat menangkap suara-suara mini sekalipun. Mic tipe condenser juga dapat merekam audio yang punya frekuensi lebih luas dengan low, mid, dan high yang lebih luas. Condenser mic juga punya bunyi awal atau transient yang lebih tertangkap.

Mic tipe condenser menggunakan dua buah plat sebagai diafragma. Kedua plat ini yang nantinya berfungsi untuk menerima getaran suara. Namun tipe mic ini membutuhkan tegangan barulah nantinya dia dapat mengubah getaran yang diterima plat tipis tadi diubah ke elektromagnetik.

Karena jenis mic ini lebih sensitif, maka penggunaannya pun sedikit lebih susah karena kalian membutuhkan kondisi lingkungan yang minim suara. Tentunya kalian butuh menata ruangan kalian agar minim gema dimana berujung dengan membeli busa peredam agar bunyi yang dihasilkan tak terdengar memantul.

Tipe mic condenser juga lebih rentan terhadap kerusakan apalagi kalau terjatuh. Sehingga perawatan untuk jenis mic ini harus lebih diperhatikan dibanding mic dynamic. Hanya saja harga mic tipe ini jauh lebih mahal dibanding tipe dynamic.

Ada berbagai macam arah bunyi mic yang dapat ditangkap jenis mic ini meliputi:

1. Cardioid
cardioidPolar pattern Cardioid

Polar pattern Cardioid berarti mic ini hanya memprioritaskan sumber bunyi yang datang dari arah depan saja. Jadi perspektif bunyi yang lebih sempit ini dapat mengurangi suara dari arah berlawanan ikut masuk dan terekam.

2. Ominidirectional
OmnidirectionalPolar pattern Omnidirectional

Sesuai namanya, polar pattern yang ini mempunyai perspektif perekaman gelombang yang tak terfokus dan menyebar secara 360 derajat. Jadi bunyi datang dari arah mana saja akan ikut terekam. Tipe ini cocok digunakan untuk merekam bunyi dari satu ruangan seperti penggunaan untuk podcast misalnya.

3. Supercardioid
SupercardioidPolar pattern Supercardioid

Sejatinya tipe ini ialah versi yang lebih sempit dari mikrofon tipe Cardioid. Tipe ini punya daya tangkap gelombang yang sedikit lebih sempit adalah di perspektif 150 derajat. Jadi peletakan posisi mic juga harus lebih diperhatikan lagi kalau mau bunyi terdengar lebih baik.

Perbedaan Dynamic Mic, Cocok untuk Outdoor
mic dynamicMic berjenis dynamic

Berbeda dengan tipe condenser, mic tipe dynamic lebih jago dalam merekam bunyi yang punya frekuensi mid. Jadi kebanyakan mic jenis ini digunakan untuk podcast atau livestream yang dominan merekam bunyi manusia. Bagian dalam mic tipe ini menyerupai komponen speaker dengan magnet dan kumparan di dalamnya. Ia menangkap getaran dan mengubahnya menjadi tegangan listrik. Oleh karena itu mic jenis ini membutuhkan getaran yang kuat untuk menggerakkan bagian penangkapan getaran. Sehingga dapat dikatakan jenis mic ini tak sesensitif tipe mic condenser.

Karena tak sensitif, otomatis jarak antara mic dan mulut harus lebih dekat karena ia membutuhkan getaran kuat agar hasilnya dapat tertangkap sempurna. Suara yang dapat ditangkap juga sekitaran midrange saja. Tapi karena kurang sensitif inilah kalian tak memerlukan kondisi ruangan yang benar sunyi senyap untuk mendapatkan hasil yang bagus.

Namun kelebihan di jenis mic seperti ini ada pada ketahannya. Jadi kalian tak memerlukan perawatan spesifik ketika mau menggunakan jenis mic seperti ini. Harga yang ditawarkan juga relatif lebih terjangkau dibanding jenis mic condenser.

Apa yang Sebaiknya Kalian Pilih?
mikrofon condenser dan dynamicBagusnya pilih yang mana

Sudah tahu perbedaan dynamic mic dengan condenser, sekarang waktunya memilih jenis apa yang sesuai untuk kalian. Memilih microphone tipe condenser dan dynamic benar-benar tergantung kebutuhan kalian untuk apa. Jika kalian banyak menggunakan mic untuk keperluan di dalam ruangan, maka pilihan condenser lebih cocok untuk kalian. Karena tingkat sensitivitas tinggi membikin tipe condenser dapat menangkap bunyi background lebih banyak dan berujung hasil tak bagus.

Tapi kalau kalian menggunakan mic di luar ruangan seperti untuk acara live diatas panggung, maka pilihan tipe dynamic sudah niscaya lebih cocok untuk kalian. Dengan mic ini kalian sudah tak perlu khawatir bunyi background dapat ikut masuk karena tipe mic ini memang tak sensitif.

Itulah perbedaan dari dua macam mikrofon yang sering kalian temukan di marketplace. Sudah tahu kan perbedaannya apa, jadi tipe mic yang mana sesuai kebutuhan kalian, brott?

Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]