Data Pelanggan IndiHome Bocor, Telkom: “Itu Hoax”

Sedang Trending 4 tahun yang lalu 88

Telkom Data IndiHome Bocor – Pada hari ini (21/8), warganet dihebohkan dengan info data pelanggan IndiHome bocor. Kebocoran data tersebut dilakukan oleh seorang hacker yang mendapatkan data-data pelanggan layanan IndiHome, mulai dari nama, email, tujuan tiba nomor KTP mereka.

Menanggapi hal ini, pihak Telkom memberikan konfirmasi bahwa kebocoran data tersebut ialah hoax. Benarkah demikian? Yuk, kita cari tahu bersama!

Berita Data Pelanggan IndiHome Bocor Adalah Berita Hoax?
Kebocoran Data IndihomeData Pelanggan IndiHome Bocor Adalah Hoax?

Informasi ini dinyatakan formal oleh Ahmad Reza selaku Senior Vice President Corporate Communication and Investor Relation Telkom. Dilansir dari Antara, pihak IndiHome sendiri sudah memeriksa dan melakukan penyelidikan terkait info bocornya data pelanggan mereka. Setelah diperiksa berdasarkan keabsahan data yang didapatkan oleh hacker, pihak mereka klaim bahwa kebocoran data tersebut ialah warta hoax dan tak valid.

“Kami dari pagi sudah dan lanjut melakukan pengecekan dan penyelidikan mengenai keabsahan data-data tersebut. Temuan awal data itu ialah hoax dan tak valid.”

Ahmad RezaKeamanan Data Pelanggan IndiHome
Data Indihome BocorData Indihome Bocor

Ahmad Reza menambahkan bahwa dalam internal Telkom, data para pelanggan IndiHome akan sangat susah diakses oleh pihak luar mengingat sistem keamanan mereka sudah ada enkripsi dan firewall berlapis. Berdasarkan penyelidikan awal mereka, pihak Telkom tak pernah memberikan email untuk pelanggan mereka dengan domain tujuan mereka @telkom.co.id.

Hasil penyelidikan mereka saat ini, ada sekeliling 100 ribu sample dari data hacker tersebut berasal dari tahun 2018 dan tak cocok dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Mereka menemukan bahwa pihak hacker klaim telah mendapatkan 26 juta data history pelanggan IndiHome, sementara itu jumlah data pelanggannya saat ini ada 8 juta. History tersebut bukan berasal dari data internal Telkom, melainkan berasal dari situs lain.

Ahmad Reza mengatakan data history browsing tersebut dapat diretas karena mengakses situs terlarang yang mengandung malware. Pihak Kominfo sendiri saat ini sedang melakukan penyelidikan lanjut terkait kebocoran data ini dan pihak mereka merekomendasi agar Telkom segera meningkatkan sistem keamanan data pribadi para pelanggan.

Kominfo Blokir Situs Hacker Pembocor Data PLN
Kominfo Blokir Situs HackerKominfo Blokir Situs Hacker Pembocor Data PLN

Berbicara mengenai Kominfo, pihak mereka memutuskan untuk memblokir situs hacker pembocor data PLN yang viral beberapa waktu lampau dengan dalih tertentu. Untuk mengetahui lebih lanjut, kalian dapat baca selengkapnya melalui artikel Gamebrott di sini.

Itulah informasi mengenai pihak Telkom mengatakan warta data pelanggan IndiHome rembes ialah hoax dan tak valid. Semoga saja pernyataan dari Telkom ini memang benar.

Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait IndiHome, Kominfo atau artikel lainnya dari Muhammad Faisal. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].