Channel Linus Tech Tips Sempat Di-Hack, Linus Jelaskan Alasan Kejadiannya

Sedang Trending 3 tahun yang lalu 85

Alasan Channel Linus Tech Tips kena hack – Bukan warta baru kalau sebuah channel YouTube dapat di-hack oleh orang asing dan diambil alih untuk menayangkan video kripto scamming. Sudah acap kali channel YouTube besar mengalami hal serupa bahkan channel review HP yang terkenal di Indonesia milik David GadgetIn juga mengalami hal serupa tak lama lalu.

Kali ini tampaknya channel sepuh bumi tekno adalah Linus Tech Tips yang mengalami kejadian tidak mengenakkan ini. Tepatnya ada tiga kanal YouTube milik Linus Media Group adalah Linus Tech Tips, TechQuickie, dan TechLinked diretas oleh orang tak dikenal dan digunakan untuk menayangkan siaran langsung scam kripto.

Channel Linus Tech Tips Kena Hack, Linus Sebastian Beberkan Alasannya!
channel linus tech tipsChannel LTT diambil alih menjadi Tesla

Selang sehari kemudian, kanal-kanal ini pun kembali normal setelah dipulihkan oleh Google. Namun, pemiliknya alias Linus Sebastian punya cerita menarik pada saat kejadian ini terjadi. Linus juga menjelaskan kenapa tindakan hack ini dapat terjadi pada video penjelasan di kanal YouTube utamanya di LTT.

Linus menjelaskan kalau sebagai seorang yang mengerti teknologi atau istilah tech-savvy pun tak menjamin kejadian hacking ini dapat ditiadakan. Dia menambahkan kalau penggunaan password yang kuat serta two factor authentication saja sebenarnya sudah cukup kuat namun bukan berarti kebal. 

Bahkan pada kasusnya kali ini, sang hacker bahkan tak memerlukan kode otentikasi dua unsur dan langsung dapat mengambil alih channel mereka dengan gampang. Alasan yang dikemukakan oleh Linus ialah melalui malware. Lebih tepatnya malware yang mengincar fitur Session Token yang ada pada browser.

Apa itu Session Token? Session Token sejatinya ialah sebuah token atau validasi yang diberikan oleh browser untuk membikin kalian tetap login pada situs tertentu tanpa harus login ulang setiap kali kalian membuka situsnya. Fitur ini sebenarnya bagus dan praktis hanya saja fitur ini dapat disalah gunakan oleh hacker hanya dengan memasukkan malware untuk meng-copy Session Token tersebut dan dikirim ke sumbernya. Dengan langkah seperti ini, sang hacker pun sudah mendapatkan akses apapun yang ada di browser sasaran tanpa perlu login sama sekali.

channel linus tech tipsLinus Sebastian pemilik Linus Media Group

Hal inilah yang terjadi, ungkap Linus. Salah satu pegawainya yang mendapatkan berkas email kerjasama rupanya disusupi oleh malware. Tindakan ini pun tak dapat serta-merta menyalahkan si pegawai karena email berisikan malware biasanya memang dibuat seperti legit atau orisinil dan tak mencurigakan bila dilihat sekilas.

Linus LTT Menyayangkan Keamanan YouTube Kurang Maksimal
channel linus tech tipsKeamanan YouTube dinilai kurang kuat oleh Linus

Linus juga menyayangkan hal ini tetap sering terjadi pada kanal YouTube. Peristiwa ini dapat sigap teratasi karena mereka merupakan channel besar yang punya koneksi. Hal yang serupa tentu susah bila terjadinya pada channel mini atau yang baru merintis.

Linus juga sempat memberikan beberapa saran untuk keamanan yang lebih kuat di video YouTube terbarunya. Seperti setidaknya memerlukan password atau otentikasi dua unsur untuk mengganti nama kanal atau mengganti stream key. Google juga semestinya menambahkan opsi otentikasi ketika pengguna menghapus atau mem-private video mereka seluruhnya. Tindakan ini semestinya dicap mencurigakan dan semestinya harus lewat otentikasi ulang melalui password atau dua unsur tadi. Linus juga menyarankan kalau otentikasi password diperlukan ketika channel tersebut tiba-tiba diakses melalui letak yang tak sewajarnya. 

Singkat cerita, kanal YouTube milik Linus yang di-hack kini sudah kembali dan semoga kejadian ini tak menimpa siapapun setelah ini dan lebih berhati-hatilah ketika mendapatkan email, jangan langsung membuka lampiran file apalagi yang bersifat file terkompresi seperti .RAR atau .ZIP.

Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]