Bukan Fokus ke Arah Bola, Kamera AI Ini Justru Mengarah ke Kepala Botak Wasit

Sedang Trending 3 tahun yang lalu 86

Kemampuan dari kecerdasan buatan atau AI di bumi konkret tampaknya tetap belum terlalu optimal. Hal ini dibuktikan dengan kamera AI yang semestinya menangkap atau konsentrasi ke arah bola, malah konsentrasi ke kepala botak wasit. Loh, kok dapat yah?

Kamera AI Ini Malah Fokus ke Kepala Botak si Wasit

Bermacam kemudahan ditawarkan oleh kecerdasan buatan untuk senantiasa menghadirkan kemudahan untuk manusia. Tidak hanya itu, pemakaian AI untuk saat ini sudah mulai luas, dan tak hanya terbatas pada komputer saja.

Kejadian kocak menimpa seorang wasit yang kebetulan saat itu memangkas gundul rambutnya alias botak. Wasit yang kebetulan botak tersebut memang ditugaskan untuk awasi pertandingan klub bola ICT musuh AUFC.

Wasit Kepala Botak Di Pertandingan BolaKameranya malah konsentrasi ke wasit

Terlihat pada menit ke 45:15, bola yang sedang diperebutkan antar kedua tim rupanya tak mendapat konsentrasi dari kamera AI yang dimiliki oleh tim sepak bola ICT. Lanjut pada menit ke 45:30, bola yang sedang digiring oleh pemeran dengan seragam putih juga tak menjadi konsentrasi dari kamera AI tersebut.

Si Wasit Botak Tertangkap Kamera AiMasih juga tertangkap kamera

Kejadian tersebut berlanjut tiba pada akhirnya pertandingan kedua tim selesai. Umpan, lambungan, sepakan demi sepakan pada bola, rupanya tak dapat lepaskan konsentrasi dari kamera tersebut dari bulatnya kepala botak wasit.

Kejadian Serupa Tak akan Terjadi Lagi ke Depannya?

Tahun demi tahun, tampaknya mendesak perkembangan kecerdasan buatan yang ada untuk semakin berkembang menjadi lebih baik. Hal ini dibuktikan dengan tak adanya kejadian kocak di mana kamera AI bakal konsentrasi ke kepala botak wasit.

Wasit Botak Jadi Fokus Sampai Akhir PertandinganKamera tak dapat melepaskan konsentrasi dari wasit tersebut

Bila mengacu pada kitab panduan sepak bola formal dari FIFA, sekalipun tak ada penjelasan aturan mengenai rambut yang harus dimiliki oleh wasit. Artinya, para wasit mempunyai kebebasan penuh untuk gunakan potongan rambut yang disukainya.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa teknologi memang berkembang sedemikian rupa tiba pada akhirnya kecerdasan buatan ini bisa konsentrasi pada tujuan tanpa terdistraksi oleh kepala botak siapapun itu.

Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Bima. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com