Aksi hacking atau peretasan terhadap bumi non-fungible token rasanya cukup galak dieksekusi belakangan ini. Sama halnya dengan Blockchain Axie Infinity Kembali Diretas, yang tampaknya makin khawatirkan para investor NFT di luaran sana. Namun, langkah yang dilakukan hacker tersebut cukup unik, adalah dari situs lamaran kerja LinkedIn.
Teruntuk anda yang cukup update seputar bumi non-fungible token atau cryptocurrency, sudah barang tentu kenal dengan Axie Infinity. Sebuah game di mana kita diharuskan kalahkan seluruh yang halangi progress kita.
Entah karena terlalu hype atau hal lain, Blockchain Axie Infinity Kembali Diretas oknum nakal.

Berdasarkan informasi dari bermacam sumber, hacker tersebut berdomisili di Korea Utara dan bernama Lazarus. Setelah aktivitas peretasan yang dieksekusi berulang kali, tampaknya Lazarus benar-benar mau ‘matikan’ developer dari game tersebut, Sky Mavis.

Cara yang dilakukan oleh Lazarus cukup unik dan berani, adalah dengan manfaatkan situs lamaran kerja LinkedIn. Para hacker kontak Sky Mavis dengan menyamar sebagai perusahaan palsu.
Pihak Sky Mavis tampaknya percaya dengan perusahaan tersebut, dan di situlah masalah yang sukses lakukan Blockchain Axie Infinity Kembali Diretas. Mulai dari wawancara palsu, bahkan kompensasi imitasi demi gaet developer permainan dengan bumbu non-fungible token tersebut.
Sewaktu staf Sky Mavis buka tawaran dalam bentuk PDF yang dikirimkan oleh para hacker, saat itulah program jahat rasuki sistem. Tak butuh waktu lama, hacker sukses ‘amankan’ empat nodes dari sembilan nodes yang ada, bolehkannya lakukan validasi transaksi dalam blockchain-nya.

Dari seluruh peretasan yang dilakukan, kerugian yang dialami Sky Mavis berkisar di nomor 9 Triliun Rupiah. Namun, ‘berkat’ longsornya cryptocurrency, total kerugian yang dialami ‘hanya’ di kisaran 3 Triliun Rupiah.
Bila Sky Mavis benar-benar mau teruskan Axie Infinity, harusnya mereka benar-benar seriusi langkah tambah lapisan keamanan dalam sistemnya.
Baca juga informasi menarik lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Bima. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]
English (US) ·
Indonesian (ID) ·