Akhirnya Microsoft Siap Luncurkan Windows 11 Recall, Banyak Perubahan Baru

Sedang Trending 1 tahun yang lalu 61

Setelah sempat dilanda kontroversi dan terpaksa diundur, sepertinya Microsoft sudah cukup percaya fitur Recall di Windows 11 sudah kondusif untuk digunakan. Begitu diumumkan beberapa bulan lalu, fitur Recall mendapatkan banyak peringatan dari pakar dibidang keamanan siber soal kerentanan yang dapat muncul.

Fitur yang akan dirilis pada perangkat Copolot+ PC ini berisikan perubahan yang cukup banyak dan disebutkan sudah lebih kondusif oleh Microsoft. Apa saja yang berbeda dibanding kemarin lalu?

Microsoft Siap Luncur Windows 11 Recall Bulan November Ini
windows 11 recallAkhirnya ada jadwal rilis

Sesuai janji, akhirnya Microsoft akan merilis Windows 11 Recall untuk pengguna laptop Copilot+ pada bulan November nanti. Berbagai perubahan besar dilakukan dan dijabarkan Microsoft lewat blog post mereka.

Microsoft mengatakan kalau fitur AI ini tak akan dipaksakan kepada pengguna. ketika menginstall Windows untuk pertama kalinya, pengguna dapat memilih untuk mengaktifkan fitur tersebut. Opsi awalnya ialah nonaktif.

Soal keamanan data, Microsoft juga katakan kalau data snapshot yang direkam akan terenkripsi melalui TPM dan baru dapat diakses via verifikasi biometrik Windows Hello. Ini berarti orang lain tak dapat mengakses data di dalamnya tanpa izin pemilik. Service yang menjalankan fitur ini juga terisolasi dalam sebuah VBS enclave yang aman.

Pihak Ketiga Tak Bisa Acak-Acak Setting Microsoft Copilot Plus Pcbaru hadir untuk pengguna Copilot+ laptop

Untungnya, hal seperti pengaturan juga diperhatikan oleh Microsoft. Kelak, apapun yang membutuhkan aktivitas dari Recall akan meminta verifikasi biometrik via Windows Hello. Termasuk diantaranya ialah mengubah pengaturan Recall atau memberikan akses.

Fitur baru ini juga anti terhadap malware dan mempunyai pilihan autentifikasi alternatif berupa PIN seusai dikonfigurasi. Masih ada beberapa fitur keamanan lain seperti seberapa lama snapshot disimpan, filter terhadap konten sensitif seperti password, hapus snapshot dari aplikasi atau waktu tertentu. Semuanya dapat pengguna atur sendiri.

Gimana? Apakah benar jadi lebih aman? Atau tetap menjadi red flag dan semestinya tak menggunakan fitur satu ini?

Dapatkan informasi keren di Gamebrott terkait Tech atau artikel sejenis yang tak kalah seru dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.